Template Usaha › HPP & harga jual › HPP kue kering per toples
Cara Menghitung HPP Kue Kering per Toples, dengan Contoh Nastar di Excel
Kue kering dijual per toples, tetapi dibuat per adonan (batch). Jadi HPP kue kering per toples dihitung dalam tiga langkah: biaya satu batch, jumlah toples yang benar-benar bisa dijual dari batch itu, lalu ditambah biaya kemasan per toples.
Yang sering terlupa adalah kue yang pecah atau gosong dan toples yang tidak penuh. Keduanya membuat HPP sebenarnya lebih tinggi dari perkiraan. Contoh berikut memakai satu batch nastar untuk toples 500 ml (harga fiktif).
| A | B | C | D | E | F | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bahan | Harga beli | Isi kemasan | Satuan | Dipakai | Biaya |
| 2 | Tepung terigu protein rendah | 14.000 | 1.000 | gram | 1.000 | 14.000 |
| 3 | Margarin + butter campur | 95.000 | 1.000 | gram | 700 | 66.500 |
| 4 | Gula halus | 22.000 | 1.000 | gram | 100 | 2.200 |
| 5 | Telur (1 kg ≈ 16 butir) | 30.000 | 16 | butir | 6 | 11.250 |
| 6 | Susu bubuk | 42.000 | 400 | gram | 60 | 6.300 |
| 7 | Selai nanas | 45.000 | 1.000 | gram | 1.000 | 45.000 |
| 8 | Gas/listrik oven (perkiraan per batch) | 15.000 | 1 | batch | 1 | 15.000 |
| 9 | Total bahan + oven 1 batch | 160.250 | ||||
| 10 | Kue jadi (butir) | 300 | ||||
| 11 | Rusak/gagal (butir) | 12 | ||||
| 12 | Isi per toples (butir) | 36 | ||||
| 13 | Toples terisi | 8 | ||||
| 14 | Kemasan per toples (toples, label, segel) | 6.500 | ||||
| 15 | HPP per toples | 26.531 | ||||
| 16 | Target margin | 45% | ||||
| 17 | Harga jual minimal per toples | 49.000 | ||||
| 18 | Laba per toples | 22.469 |
Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.
Rumus yang dipakai
Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.
Sel F2
=B2/C2*E2
Excel/Sheets regional Indonesia:
=B2/C2*E2Biaya bahan = harga beli ÷ isi kemasan × jumlah dipakai (satuan sama).
Sel F13
=INT((F10-F11)/F12)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=INT((F10-F11)/F12)Toples terisi = (kue jadi − kue rusak) ÷ isi per toples, dibulatkan ke bawah dengan INT karena toples yang tidak penuh tidak dijual.
Sel F15
=ROUND(F9/F13+F14,0)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=ROUND(F9/F13+F14;0)HPP per toples = biaya 1 batch ÷ jumlah toples + kemasan per toples.
Sel F17
=ROUNDUP(F15/(1-F16),-3)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=ROUNDUP(F15/(1-F16);-3)Harga jual dari target margin: HPP ÷ (1 − margin), dibulatkan ke atas ke ribuan (-3).
Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.
Langkah menghitung HPP per toples
- Tulis resep satu batch dengan takaran yang benar-benar dipakai, bukan resep dari buku.
- Hitung biaya tiap bahan: harga beli ÷ isi kemasan × jumlah dipakai. Untuk telur, ubah ke butir (di contoh 1 kg dianggap 16 butir; timbang telurmu sendiri).
- Tambahkan perkiraan biaya oven (gas atau listrik) per batch.
- Hitung kue jadi dan kue rusak. Hitung butir yang keluar dari oven, kurangi yang pecah atau gosong.
- Bagi dengan isi per toples dan bulatkan ke bawah, karena toples setengah isi tidak dijual.
- Tambahkan kemasan per toples: toples, label, segel, pita.
- Tentukan harga jual dari target margin.
Membaca contoh ini
- Biaya bahan dan oven satu batch Rp160.250. Dari 300 butir, 12 rusak, sisanya 288 butir = 8 toples isi 36.
- HPP per toples = 160.250 ÷ 8 + 6.500 kemasan = Rp26.531.
- Dengan target margin 45%, harga jual minimal dibulatkan menjadi Rp49.000, laba Rp22.469 per toples.
- Kalau kue rusak naik menjadi 30 butir, toples terisi tetap 7 (270 ÷ 36 = 7,5 → 7) dan HPP naik menjadi sekitar Rp29.400. Satu toples yang hilang langsung terasa.
Margin atau markup?
Rumus harga jual di contoh memakai margin: harga = HPP ÷ (1 − margin). Margin 45% berarti 45% dari harga jual adalah laba kotor. Kalau kamu terbiasa dengan markup (laba ÷ HPP), rumusnya HPP × (1 + markup). Markup 45% menghasilkan harga lebih rendah daripada margin 45%, jadi pastikan kamu tahu mana yang dipakai.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai harga bahan musim lalu. Menjelang hari raya harga mentega, telur, dan selai sering naik. Hitung ulang sebelum menerima pesanan.
- Lupa kemasan dan oven. Untuk kue kering, toples dan label bisa mencapai seperempat HPP.
- Menghitung dari butir target, bukan butir jadi. Resep "300 butir" bisa menjadi 280 karena adonan menyusut atau dicicipi.
- Tenaga sendiri tidak dihitung sama sekali. Dalam cara sederhana ini tenaga tidak masuk HPP, tetapi pastikan selisih harga jual dan HPP cukup untuk membayar waktumu.
Cara yang sama dipakai untuk HPP makanan per porsi dan HPP produk per unit. Kalau bahan dibeli dalam jumlah besar, catat pemakaiannya dengan kartu stok bahan baku.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah biaya listrik dan gas oven harus dihitung tepat?
Tidak harus tepat. Perkiraan wajar per batch sudah lebih baik daripada tidak dihitung sama sekali. Tulis asumsinya agar bisa diperbarui.
Bagaimana kalau satu adonan dipakai untuk dua ukuran toples?
Hitung HPP per butir dulu (biaya batch ÷ butir layak jual), lalu kalikan dengan isi tiap ukuran toples dan tambahkan kemasan masing-masing.
Berapa margin yang biasa untuk kue kering?
Tidak ada angka baku. Angka 45% di contoh hanya ilustrasi. Bandingkan harga jualmu dengan pasar sekitar dan pastikan menutup tenaga dan biaya lain.
Versi siap pakai
Template Laporan Keuangan UMKM (Excel)
Tahu untung-rugi dan posisi uang usaha tiap bulan, cukup dari catatan uang masuk dan keluar.
Hubungannya dengan halaman ini: setelah harga per toples ditentukan, template ini membantu memantau laba bulanan dari catatan penjualan dan belanja bahan. Batasnya: template ini TIDAK menghitung HPP per resep, per batch, atau per toples. Untuk itu tetap pakai file contoh gratis di atas.


Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.
Kenapa bisa langsung jalan
- Rumus sudah jadi di 7 sheet. Cukup isi Buku Kas (Jurnal); Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, dan Dashboard terisi sendiri.
- Sudah dites. 7.125 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Laba rugi di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
- Ada file contoh terisi. 3 bulan data kedai makan fiktif (218 transaksi), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
- Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kategori salah kolom atau akun belum dipilih.
Berapa lama sampai bisa dipakai
Mulai mencatat diperkirakan sekitar 10 menit (perkiraan di panduan): isi nama usaha, tahun, dan saldo awal, lalu catat transaksi pertama.
Yang tidak perlu kamu lakukan
- Tanpa debet-kredit
- Tanpa makro dan tanpa kode
- Kategori dipilih dari dropdown (22 kategori umum sudah terisi)
- Penjualan boleh direkap 1 baris per hari
Isi paket (1 file ZIP)
- Template-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file kosong, 7 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Jurnal/Buku Kas, Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, Dashboard). Kapasitas 1.000 baris jurnal.
- CONTOH-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan kedai makan (nama dan angka fiktif).
- PANDUAN-Laporan-Keuangan-UMKM.pdf: 4 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.
Cocok untuk
- Warung, kedai, toko, usaha jasa, jualan online
- Yang ingin tahu laba rugi tiap bulan
- Yang belum pernah belajar akuntansi
- Yang ingin memisahkan uang usaha dan uang pribadi
Tidak cocok untuk
- Butuh hitung stok barang (pakai Template Stok + Laba)
- Butuh piutang, utang per pelanggan, atau penyusutan
- Butuh slip gaji, lembur, PPh 21, atau BPJS
- Butuh laporan pajak atau laporan audit
File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas, juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.
Rp35.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar