Template Usaha › Stok barang › Kartu stok bahan baku
Contoh Kartu Stok Bahan Baku: Mencatat Bahan Masuk, Dipakai Produksi, dan Sisa
Kartu stok bahan baku mencatat setiap bahan yang masuk dari pemasok dan setiap bahan yang dipakai untuk produksi, lalu menghitung sisanya. Bedanya dengan kartu stok barang dagangan: bahan tidak dijual utuh, tetapi berkurang sedikit demi sedikit setiap kali kamu memasak, membakar roti, atau menjahit.
Contoh di bawah adalah kartu stok tepung terigu di sebuah dapur roti rumahan selama 10 hari (usaha dan angka fiktif). Tepung dibeli per sak 25 kg, tetapi dicatat dalam kilogram karena pemakaiannya ditimbang per kilogram.
| A | B | C | D | E | F | G | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tanggal | Keterangan | Masuk (kg) | Dipakai (kg) | Sisa (kg) | Harga/kg | Nilai sisa |
| 2 | 01/10/2026 | Saldo awal (hasil timbang) | 18 | 12.400 | 223.200 | ||
| 3 | 02/10/2026 | Beli 2 sak @25 kg | 50 | 68 | 12.400 | 843.200 | |
| 4 | 03/10/2026 | Produksi roti tawar | 14,50 | 53,50 | 12.400 | 663.400 | |
| 5 | 05/10/2026 | Produksi roti manis | 11 | 42,50 | 12.400 | 527.000 | |
| 6 | 07/10/2026 | Produksi roti tawar | 15 | 27,50 | 12.400 | 341.000 | |
| 7 | 08/10/2026 | Beli 1 sak @25 kg (harga naik) | 25 | 52,50 | 12.800 | 672.000 | |
| 8 | 09/10/2026 | Tumpah saat menimbang | 0,50 | 52 | 12.800 | 665.600 | |
| 9 | 10/10/2026 | Produksi roti manis | 12 | 40 | 12.800 | 512.000 | |
| 10 | Jumlah 1–10 Okt | 75 | 53 | 40 | |||
| 11 | |||||||
| 12 | Rata-rata dipakai per hari (kg) | 5,30 | |||||
| 13 | Waktu tunggu pemasok + cadangan (hari) | 7 | |||||
| 14 | Stok minimum (kg) | 38 | |||||
| 15 | Status | Aman |
Sel berwarna hijau berisi rumus; nilainya dihitung ulang dengan LibreOffice saat situs dibangun dan dicocokkan dengan hitungan manual. Sel bergaris tebal dijelaskan di bawah.
Rumus yang dipakai
Excel dan Google Sheets dengan pengaturan bahasa/regional Indonesia memakai titik koma (;) sebagai pemisah argumen dan koma sebagai desimal. Kalau rumus berkoma menghasilkan pesan error, pakai versi titik koma.
Sel E3
=E2+C3-D3
Excel/Sheets regional Indonesia:
=E2+C3-D3Sisa = sisa sebelumnya + masuk − dipakai. Satuan harus sama dengan satuan pakai (kg), bukan sak.
Sel G9
=E9*F9
Excel/Sheets regional Indonesia:
=E9*F9Nilai sisa = sisa × harga per kg terakhir. Cara sederhana untuk usaha kecil; pakai cara yang sama setiap bulan.
Sel E10
=E2+C10-D10
Excel/Sheets regional Indonesia:
=E2+C10-D10Cek silang: saldo awal + total masuk − total dipakai harus sama dengan sisa baris terakhir (E9).
Sel E14
=ROUNDUP(E12*E13,0)
Excel/Sheets regional Indonesia:
=ROUNDUP(E12*E13;0)Stok minimum = rata-rata pemakaian per hari × (waktu tunggu pemasok + hari cadangan), dibulatkan ke atas.
Sel E15
=IF(E9<=E14,"Beli lagi","Aman")
Excel/Sheets regional Indonesia:
=IF(E9<=E14;"Beli lagi";"Aman")Status otomatis: kalau sisa sudah di bawah atau sama dengan stok minimum, saatnya pesan.
Unduh file contoh ini (.xlsx, gratis) Berisi data fiktif di atas dan rumusnya, bisa dibuka di Excel, WPS, LibreOffice, atau Google Sheets.
Format kolom kartu stok bahan baku
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Tanggal | Tanggal bahan datang atau dipakai, urut dari yang paling lama. |
| Keterangan | Beli dari pemasok, produksi menu apa, terbuang, kedaluwarsa. |
| Masuk | Jumlah bahan datang, dalam satuan pakai (kg, liter, butir), bukan sak atau dus. |
| Dipakai | Jumlah bahan yang keluar untuk produksi, termasuk yang tumpah atau rusak. |
| Sisa | Rumus: sisa sebelumnya + masuk − dipakai. |
| Harga/satuan dan Nilai sisa | Opsional, untuk tahu berapa rupiah bahan yang tertahan di gudang. |
Langkah membuatnya
- Tentukan satuan pakai untuk setiap bahan. Tepung dan gula dalam kg, minyak dan susu dalam liter, telur dalam butir. Saat bahan datang, ubah dulu ke satuan itu: 2 sak × 25 kg = 50 kg.
- Timbang atau hitung saldo awal pada hari pertama mencatat, lalu tulis di kolom Sisa baris pertama.
- Catat pemakaian setiap kali produksi. Cara paling mudah: satu baris per adonan atau per hari produksi. Kalau resepnya tetap, pemakaian bisa dihitung dari resep × jumlah adonan.
- Catat juga bahan yang terbuang (tumpah, berkutu, kedaluwarsa) sebagai pemakaian dengan keterangan yang jelas. Kalau tidak, sisa di kartu akan lebih besar daripada isi gudang.
- Hitung stok minimum dari rata-rata pemakaian per hari dikali waktu tunggu pemasok ditambah beberapa hari cadangan, seperti baris 12–15 di contoh.
- Cocokkan dengan timbangan seminggu atau sebulan sekali. Selisih yang terus muncul biasanya berarti takaran di dapur lebih besar daripada resep.
Membaca contoh ini
- Dalam 10 hari, 75 kg tepung masuk dan 53 kg dipakai, termasuk 0,5 kg yang tumpah. Sisa akhirnya 40 kg, sama dengan cek silang di baris Jumlah.
- Rata-rata pemakaian 5,3 kg per hari. Dengan waktu tunggu pemasok plus cadangan 7 hari, stok minimum dibulatkan menjadi 38 kg. Sisa 40 kg masih di atas batas itu, jadi statusnya Aman, tetapi pesanan berikutnya sebaiknya disiapkan.
- Harga tepung naik dari Rp12.400 menjadi Rp12.800 per kg pada sak terakhir. Nilai sisa dihitung dengan harga terakhir; ini cara sederhana yang cukup untuk usaha kecil, asalkan dipakai konsisten.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencampur satuan. Masuk ditulis "2 sak", dipakai ditulis "14,5 kg". Rumus tidak tahu bahwa 1 sak = 25 kg, sehingga sisanya kacau.
- Pemakaian hanya ditaksir di akhir bulan. Taksiran mingguan atau bulanan menyembunyikan pemborosan. Catat per produksi, atau minimal per hari.
- Satu kartu untuk banyak bahan. Satu bahan, satu kartu (atau satu sheet). Kalau bahannya banyak, pakai format satu tabel dengan kode bahan seperti di kartu stok gudang.
Setelah pemakaian bahan tercatat, kamu bisa menghitung HPP per porsi atau HPP kue per toples dengan angka yang lebih dekat dengan kenyataan, dan mengecek selisih pemakaian lewat stock opname bahan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa bedanya kartu stok bahan baku dan kartu stok barang dagangan?
Rumus sisanya sama. Bedanya di kolom keluar: untuk barang dagangan isinya penjualan, untuk bahan baku isinya pemakaian produksi. Bahan juga sering dibeli dalam satuan besar (sak, jeriken) sehingga perlu diubah ke satuan pakai.
Apakah bahan kecil seperti garam dan ragi perlu kartu stok?
Tidak wajib. Banyak usaha kecil hanya membuat kartu untuk bahan yang mahal atau paling banyak dipakai, misalnya tepung, mentega, daging, atau kopi. Bahan kecil cukup dicek saat belanja.
Bagaimana kalau pemakaian sulit ditimbang setiap kali?
Hitung dari resep: takaran per adonan × jumlah adonan hari itu. Lalu lakukan timbang fisik berkala untuk melihat selisih antara resep dan kenyataan.
Nilai sisa dihitung dengan harga apa?
Di contoh dipakai harga beli terakhir supaya sederhana. Kamu juga bisa memakai rata-rata harga beli. Yang penting satu cara dipakai terus agar bulan-bulan bisa dibandingkan.
Versi siap pakai
Template Laporan Keuangan UMKM (Excel)
Tahu untung-rugi dan posisi uang usaha tiap bulan, cukup dari catatan uang masuk dan keluar.
Hubungannya dengan halaman ini: setelah pemakaian bahan tercatat, yang perlu dipantau adalah laba bulanan. Template ini merangkum belanja bahan dan penjualan harian menjadi laba rugi otomatis. Batasnya: template ini TIDAK menghitung stok bahan baku dan tidak punya kartu stok. Untuk kartu stok bahan, pakai file contoh gratis di atas. (Template Stok + Laba kami dirancang untuk barang yang dibeli lalu dijual utuh, bukan bahan yang dipakai produksi, jadi juga tidak kami sarankan untuk ini.)


Gambar dari file contoh asli. Nama usaha dan angka fiktif.
Kenapa bisa langsung jalan
- Rumus sudah jadi di 7 sheet. Cukup isi Buku Kas (Jurnal); Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, dan Dashboard terisi sendiri.
- Sudah dites. 7.125 rumus per file dihitung ulang di LibreOffice: 0 error. Laba rugi di file contoh dicocokkan dengan hitungan terpisah dan hasilnya sama.
- Ada file contoh terisi. 3 bulan data kedai makan fiktif (218 transaksi), jadi kamu bisa lihat hasil akhirnya sebelum mulai.
- Kolom Cek memberi tahu kalau ada salah isi, misalnya kategori salah kolom atau akun belum dipilih.
Berapa lama sampai bisa dipakai
Mulai mencatat diperkirakan sekitar 10 menit (perkiraan di panduan): isi nama usaha, tahun, dan saldo awal, lalu catat transaksi pertama.
Yang tidak perlu kamu lakukan
- Tanpa debet-kredit
- Tanpa makro dan tanpa kode
- Kategori dipilih dari dropdown (22 kategori umum sudah terisi)
- Penjualan boleh direkap 1 baris per hari
Isi paket (1 file ZIP)
- Template-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file kosong, 7 sheet (Petunjuk, Pengaturan, Jurnal/Buku Kas, Rekap Bulanan, Laba Rugi, Arus Kas, Dashboard). Kapasitas 1.000 baris jurnal.
- CONTOH-Laporan-Keuangan-UMKM.xlsx: file yang sama berisi contoh 3 bulan kedai makan (nama dan angka fiktif).
- PANDUAN-Laporan-Keuangan-UMKM.pdf: 4 halaman, dari cara mulai sampai cara membaca laporan.
Cocok untuk
- Warung, kedai, toko, usaha jasa, jualan online
- Yang ingin tahu laba rugi tiap bulan
- Yang belum pernah belajar akuntansi
- Yang ingin memisahkan uang usaha dan uang pribadi
Tidak cocok untuk
- Butuh hitung stok barang (pakai Template Stok + Laba)
- Butuh piutang, utang per pelanggan, atau penyusutan
- Butuh slip gaji, lembur, PPh 21, atau BPJS
- Butuh laporan pajak atau laporan audit
File .xlsx untuk Excel 2010 ke atas, juga bisa dibuka di WPS dan LibreOffice. Pembukaan di Google Sheets belum kami uji langsung.
Rp35.000 sekali bayar · file digital, unduh setelah pembayaran di Mayar